Terdiri dari 5 komponen, 28 program, 92 kegiatan, dan 118 keluaran.
| No | Tanggal | Lokasi | Area | Jumlah TBS (Ton) | Brondolan (Kg) | Waktu Panen |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1. | 05/01/2026 | Sumatera Barat | Area A1 | 120.5 | 450 | Panen Pagi |
| 2. | 05/01/2026 | Sumatera Timur | Area A2 | 95.3 | 320 | Panen Sore |
| 3. | 04/01/2026 | Sumatera Timur | Area A3 | 87.3 | 285 | Panen Pagi |
| 4. | 04/01/2026 | Sumatera Utara | Area A4 | 67.3 | 220 | Panen Sore |
| 5. | 03/01/2026 | Sumatera Utara | Area A5 | 124.4 | 480 | Panen Pagi |
| 6. | 03/01/2026 | Sumatera Utara | Area A6 | 103.5 | 410 | Panen Sore |
Terdiri dari 5 komponen, 28 program, 92 kegiatan, dan 118 keluaran.
Ditugaskan kepada 14 Kementerian/Lembaga beserta Gubernur dan Bupati/ Walikota di 26 Provinsi penghasil kelapa sawit serta diperlukan keterlibatan dan dukungan para pemangku kepentingan lainnya (Private Sector, CSO/NGO, Mitra Pembangunan, Asosiasi, Akademisi, Lembaga Penelitian)
Sumber pendanaan: APBN, APBD, Yayasan Nirlaba, Perusahaan Kelapa Sawit, dan Sumber-sumber pendanaan lainnya yang sah
Pertemuan berkala RAN KSB menggabungkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, sektor swasta, masyarakat madani seperti LSM dan asosiasi-asosiasi yang mewakili jutaan pekebun. Tujuan dari diskusi multi-stakeholder adalah untuk mengidentifikasi dan menyepakati solusi untuk memastikan keberlanjutan kelapa sawit, baik dari sektor ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
Setelah RAN KSB selesai disusun, dibutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan dan pemantauan kegiatan-kegiatan di dalam RAN KSB.
Untuk mengetahui bagaimana Anda dapat bergabung dalam RAN KSB dan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan kelapa sawit di Indonesia, silahkan hubungi kami.
Pertemuan berkala RAN KSB menggabungkan masukan dari berbagai pemangku kepentingan termasuk pemerintah, sektor swasta, masyarakat madani seperti LSM dan asosiasi-asosiasi yang mewakili jutaan pekebun. Tujuan dari diskusi multi-stakeholder adalah untuk mengidentifikasi dan menyepakati solusi untuk memastikan keberlanjutan kelapa sawit, baik dari sektor ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.
Setelah RAN KSB selesai disusun, dibutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan dalam pelaksanaan dan pemantauan kegiatan-kegiatan di dalam RAN KSB.
Untuk mengetahui bagaimana Anda dapat bergabung dalam RAN KSB dan berperan aktif dalam menjaga keberlanjutan kelapa sawit di Indonesia, silahkan hubungi kami.
Hubungi Kami